FATHAN FLORA

Kami ada di Sentra Tanaman Hias Harapan Indah Blok A4-A5, Bekasi - Indonesia, Contact Person : Anton (021 2627 0201 / 0815 8801 197) atau Juli (0858 8101 2160), Email Address : fathanflora@gmail.com / mailto:ciptakaryabersaudara@yahoo.com

TANAMAN HIAS INDOOR

TANAMAN HIAS INDOOR

KEGUNAAN TANAMAN INDOOR




Hasil kajian NASA Hasil kajian NASA menunjukkan ada 3 (tiga) bahan kimia yang mudah menguap yang terdapat di lingkungan rumah tinggal, gedung atau perkantoran yang berpotensi sebagai gas polutan. Untuk membantu menyerap gas-gas polutan di sekitar lingkungan Kita terutama di dalam ruang (rumah / kantor dll) bisa Kita gunakan Tanaman Indoor , karena ada beberapa jenis tanaman yang mampu menyerap gas-gas polutan spt : Dracaena, Sansevieria, Palm dll. Tanaman Indoor selain menyerap gas polutan juga memberikan keuntungan lainnya yaitu udara menjadi lebih segar & bersih, ruangan menjadi lebih indah & menarik. Dengan adanya kondisi demikian secara tidak langsung bisa mempengaruhi productivitas orang-orang yang ada dalam lingkungan tsb. Tanaman indoor sangat tergantung pada perawatan rutin dan cahaya. Jangka waktu daya tahan tanaman dalam ruangan bervariasi bergantung pada jenisnya, mingguan hingga bulanan.

15 Mei 2015

Menahan Panas dengan "Green Wall"


Saat musim panas panjang seperti akhir-akhir ini, rumah terkena dampaknya karena sengatan matahari. Dinding rumah merupakan bagian tampak depan rumah yang paling banyak terkena panas.

Untuk mengurangi panas tersebut, Anda bisa menyiasati dengan green wall atau tanaman hijau sebagai pelapis dinding. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan merambatkan tanaman pada dinding.
Tentunya, tanaman yang digunakan haruslah tanaman rambat.

Tanaman ini ada dua jenis.
Pertama, tanaman rambat yang bisa merambat sendiri. Tanaman jenis ini dapat menutup dinding secara rapat dan sempurna.
Namun, tanaman ini memiliki kelemahan. Tanaman rambat jenis ini mampu memanjang di dinding dan akar-akarnya akan tertanam di dinding sebagai pengikat. Bila kurang diawasi dan disiangi, tanaman ini dapat menghancurkan dinding.
Untuk jenis pertama ini, contohnya seperti Sirih Belanda, Ficus Repens, Philodendron selloum.

Jenis kedua adalah tanaman rambat yang membutuhkan pijakan untuk perambatannya. Artinya, tanaman jenis ini butuh bantuan perambatan seperti kawat. Namun, jenis tanaman rambat ini tak dapat menutup secara sempurna permukaan dinding. Keuntungannya, ia tidak akan merusak dinding karena akarnya tidak melekat dalam. Jenisnya ada yang berdaun indah, berbunga, atau berbuah.

Menanam tanaman pada dinding terbukti dapat mengurangi suhu udara di dalam rumah, karena tanaman dapat menyerap panas, selain tentu hijaunya tanaman dapat menyegarkan pandangan.
Umumnya, cara tanam di dinding menggunakan perangkat khusus. Sebuah kotak plastik khusus diisi dengan media tanam dan tanamannya, kemudian digantungkan pada dinding. Sistem pengairan pun ditambahkan agar tanaman dapat terus tercukupi nutrisinya.
Namun, cara tersebut cukup mahal. Karena itu, green wall semacam ini biasanya diterapkan di gedung-gedung perkantoran.



Ada cara menanami dinding yang lebih sederhana. Bahan bakunya pun banyak didapatkan di sekitar kita, yaitu kain wol tebal dan sekam. Berikut ini caranya :

1. Kain wol
Siapkan dua lembar kain wool (glasswool) masing-masing setebal 7 mm dan jahit menjadi satu tepiannya. Di salah satu
permukaan wol dibuatkan sobekan-sobekan sehingga membentuk kantung. Di bagian bawah sobekan in harus dijahit kembali agar
tanaman dapat ditempatkan di sini.

2. Jenis tanaman
Tanaman yang ditanam di sini dapat berupa tanaman menyebak atau merambat. Dengan begitu, dinding hijau akan cepat rimbun.
Beberapa jenis tanamannya, antara lain sirih-sirihan, begonia, dracaena, polisias, epiprenum, serta peperomia. Jenis
bromelia dan kriptantus juga dapat memberikan warna yang cantik.

3. Menumbuhkan akar
Sebelum dimasukkan ke dalam kantung, tanaman harus ditumbuhkan akarnya. Caranya adalah dengan memotong tanaman kemudian
direndam ke dalam larutan penumbuh akar, lalu dibalut dengan sobekan rockwool.

4. Memindahkan tanaman
Setelah dua minggu dan berakar banyak, tanaman siap dipindahkan ke dalam kantung. Aturlah jenis tanaman untuk membuat pola
tertentu pada dinding. Paduan warna juga dapat dimainkan antara tanaman berdaun hijau tua, hijau muda, kekuningan, atau
kemerahan.

5. Rangka
Bobotnya yang lebih ringan dibandingkan cara biasa membuat lembaran glasswool dapat dipasang ke dinding menggunakan rangka
sederhana, baik berbahan besi atau baja ringan.

6. Perawatan
Siramlah greenwall ini sekali sehari. Jika pupuk ingin ditambahkan, campurkan pupuk cair ke dalam air siraman.

Selamat mencoba!
Sumber : Kompas Klasika